5 Januari 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Di Indonesia, rumah hadir dalam berbagai tipe dan ukuran, mulai dari tipe 21, 36, 45, 54, 60, hingga 70. Setiap tipe memiliki karakteristik, keunggulan, dan segmentasi penghuninya masing-masing. Namun, di antara berbagai pilihan tersebut, rumah tipe 36 menjadi salah satu yang paling banyak diminati.
Harga yang relatif terjangkau, desain yang simpel, serta ukuran yang cukup untuk keluarga kecil membuat rumah tipe 36 terus menjadi primadona di pasar properti.
Lalu, seperti apa sebenarnya rumah tipe 36 dan apa saja keunggulannya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Rumah tipe 36 adalah tipe rumah dengan luas bangunan sebesar 36 meter persegi. Umumnya, luas ini berasal dari dimensi bangunan seperti 6 meter x 6 meter. Biasanya, rumah tipe 36 dibangun di atas lahan dengan ukuran yang lebih besar, misalnya 60 meter persegi atau 72 meter persegi. Oleh karena itu, sering muncul istilah rumah tipe 36/60 atau 36/72.
Secara umum, rumah tipe 36 memiliki susunan ruang yang cukup fungsional, terdiri atas:
2 kamar tidur
1 kamar mandi
Ruang tamu yang menyatu dengan ruang keluarga
Dapur
Dengan penataan yang tepat, kamu bisa merasakan kenyamanan meskipun tidak memiliki luas yang besar.
Rumah tipe 36 sangat cocok bagi pasangan muda, keluarga kecil dengan satu anak, atau Anda yang menginginkan hunian praktis tanpa harus repot mengurus rumah berukuran besar. Selain itu, tampilan fasad rumah tipe 36 relatif mudah dimodifikasi, sehingga dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan penghuninya.
Harga rumah tipe 36 dapat berbeda-beda tergantung lokasi, fasilitas, serta harga tanah di wilayah tersebut. Secara umum, harga rumah tipe 36 terus mengalami kenaikan setiap tahun, seiring meningkatnya nilai tanah dan permintaan hunian.
Berikut perkiraan kisaran harga rumah tipe 36 di beberapa kota besar di Indonesia, sebagaimana melansir dari berbagai situs jual beli properti:
Jakarta: Rp470 juta – Rp1 miliar
Bekasi: Rp220 juta – Rp565 juta
Bogor: Rp260 juta – Rp676 juta
Tangerang: Rp141 juta – Rp566 juta
Makassar: Rp248 juta – Rp460 juta
Bandung: Rp390 juta – Rp500 juta
Depok: Rp360 juta – Rp599 juta
Solo: Rp233 juta – Rp350 juta
Yogyakarta: Rp296 juta – Rp315 juta
Harga tersebut bersifat estimasi dan dapat berubah sesuai kondisi pasar dan pengembangan kawasan.
Rumah tipe 36 menjadi salah satu pilihan hunian yang paling diminati karena menawarkan keseimbangan antara harga, fungsi, dan kenyamanan. Meski berukuran relatif kecil, tipe rumah ini mampu memenuhi kebutuhan dasar hunian, terutama bagi keluarga kecil atau pasangan muda.
Dengan perencanaan tata ruang yang tepat, rumah tipe 36 tetap dapat terasa lapang dan nyaman. Inilah yang membuat rumah tipe ini tidak hanya diminati sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai aset properti jangka panjang.
Salah satu daya tarik utama rumah tipe 36 adalah harganya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan rumah dengan ukuran yang lebih besar. Kondisi ini menjadikannya pilihan realistis bagi Anda yang ingin memiliki rumah sendiri tanpa harus menyiapkan anggaran terlalu besar.
Selain harga beli yang lebih rendah, biaya pendukung seperti uang muka, pajak, hingga cicilan bulanan umumnya juga lebih ringan. Hal ini memberikan keleluasaan bagi Anda untuk mengatur keuangan tanpa tekanan berlebihan.
Ukuran bangunan yang tidak terlalu luas membuat rumah tipe 36 lebih mudah dirawat dalam jangka panjang. Aktivitas membersihkan rumah dapat dilakukan lebih cepat dan efisien, sehingga tidak menyita banyak waktu.
Dari sisi biaya, perawatan dan renovasi rumah tipe 36 cenderung lebih hemat. Penggunaan material, kebutuhan tenaga kerja, hingga konsumsi listrik biasanya lebih terkendali dibandingkan rumah berukuran besar.
Meski memiliki luas bangunan terbatas, rumah tipe 36 tetap menawarkan fleksibilitas dalam hal desain. Anda dapat menerapkan berbagai konsep arsitektur, mulai dari minimalis modern, skandinavia, hingga tropis, sesuai dengan selera dan gaya hidup.
Fleksibilitas ini memungkinkan rumah tipe 36 untuk terus berkembang mengikuti kebutuhan penghuninya. Penyesuaian desain fasad maupun interior dapat dilakukan secara bertahap tanpa harus melakukan renovasi besar.
Rumah tipe 36 mendorong penghuninya untuk lebih bijak dalam memanfaatkan ruang. Setiap sudut rumah perlu dirancang agar memiliki fungsi yang jelas dan mendukung aktivitas sehari-hari.
Dengan penataan yang cerdas serta penggunaan furnitur multifungsi, rumah tetap terasa nyaman dan fungsional. Pendekatan ini juga membantu menciptakan hunian yang rapi, tertata, dan tidak terasa sesak.
Keterbatasan luas menjadi tantangan utama dalam menata rumah tipe 36. Tanpa perencanaan yang matang, ruangan dapat terasa sempit dan kurang nyaman, terutama jika jumlah penghuni bertambah.
Oleh karena itu, pemilik rumah perlu memiliki strategi penataan yang tepat agar rumah tetap terasa lega dan mendukung aktivitas sehari-hari.
Pemilihan furnitur menjadi faktor kunci dalam mengatasi tantangan tersebut. Anda disarankan memilih furnitur berukuran ramping dengan desain sederhana. Konsep minimalis sangat cocok diterapkan karena mengutamakan fungsi tanpa mengorbankan estetika.
Selain itu, penerapan ruang multifungsi juga menjadi solusi efektif. Ruang keluarga dapat sekaligus berfungsi sebagai ruang tamu, sementara kamar tidur bisa dirancang merangkap sebagai ruang kerja. Furnitur multifungsi seperti tempat tidur dengan laci penyimpanan atau meja lipat membantu mengoptimalkan ruang yang tersedia.
Memilih rumah tipe 36 tidak boleh dilakukan secara terburu-buru. Ada sejumlah aspek penting yang perlu diperhatikan agar rumah yang Anda beli benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan rencana jangka panjang.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut, Anda dapat meminimalkan risiko dan memastikan kenyamanan hunian di masa depan.
Lokasi merupakan faktor krusial dalam memilih rumah. Pilihlah rumah tipe 36 yang berada di lokasi strategis dan dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, pasar, pusat kesehatan, serta akses transportasi.
Lokasi yang baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan hidup sehari-hari, tetapi juga berpengaruh terhadap nilai investasi rumah Anda di masa depan.
Pastikan rumah dibangun menggunakan material berkualitas dan sesuai standar konstruksi. Periksa kondisi struktur bangunan, dinding, atap, serta sistem drainase untuk memastikan rumah aman dan layak huni.
Pengecekan sejak awal dapat membantu Anda menghindari biaya perbaikan besar di kemudian hari serta memastikan rumah dapat digunakan dalam jangka panjang.
Pilih rumah dengan tata letak yang mendukung aktivitas Anda dan keluarga. Desain yang baik akan memudahkan pergerakan di dalam rumah serta menciptakan suasana hunian yang nyaman.
Pertimbangkan juga kemungkinan perubahan kebutuhan di masa depan, seperti penambahan anggota keluarga atau kebutuhan ruang kerja di rumah.
Membeli rumah dari pengembang yang memiliki reputasi baik dapat mengurangi risiko sengketa atau masalah pembangunan. Pastikan developer perumahan memiliki rekam jejak yang jelas dan proyek yang legal.
Melakukan riset terhadap pengembang dan legalitas proyek merupakan langkah penting untuk memastikan keamanan investasi properti Anda.
Memiliki rumah tipe 36 akan terasa lebih ringan jika didukung dengan perencanaan pembiayaan yang tepat. Pengelolaan keuangan yang matang membantu Anda menjalani proses kepemilikan rumah dengan lebih tenang dan terencana.
Miliki rumah idaman melalui pembiayaan syariah di Bank Mega Syariah melalui program Mega Syariah Flexi Home.
Di Flexi Home, Anda bisa memilih program pembiayaan pemilikan rumah biasa, KPR subsidi FLPP, dan take over KPR yang sesuai dengan prinsip syariah melalui Flexi Home Benefit Plus!
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat langsung datang ke kantor cabang Bank Mega Syariah terdekat, atau bisa juga menghubungi Mega Syariah Call (021) 29852222.
Kalau ingin lebih praktis, Anda bisa isi formulir pengajuan Flexi Home secara online di situs Bank Mega Syariah dan tunggu tim kami menghubungi Anda.
Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam menentukan hunian yang tepat!
Bagikan Berita