24 Mei 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Belakangan ini, agrowisata menjadi salah satu pilihan favorit keluarga karena menawarkan pengalaman yang lebih dekat dengan alam sekaligus sarat edukasi. Mulai dari memetik buah langsung dari pohonnya, memberi makan hewan ternak, hingga belajar proses pertanian, semua bisa dinikmati dalam satu perjalanan.
Menariknya, Indonesia memiliki banyak destinasi agrowisata yang tersebar di berbagai daerah dengan konsep unik masing-masing. Ada yang cocok untuk healing karena dikelilingi kebun teh hijau, ada pula yang dirancang khusus agar anak-anak bisa belajar sambil bermain.
Tidak heran jika tempat-tempat seperti ini semakin ramai dikunjungi saat akhir pekan maupun musim liburan sekolah.
Kalau Anda sedang mencari rekomendasi agrowisata terbaik untuk quality time bersama keluarga, yuk simak daftar lengkapnya berikut ini!
Bagi warga Jabodetabek, tempat ini bisa dibilang sebagai destinasi agrowisata legendaris. Berlokasi di Cileungsi, Bogor, Taman Buah Mekarsari dikenal sebagai salah satu pusat pelestarian buah tropis terbesar di dunia. Kawasannya sangat luas dengan ratusan jenis tanaman buah yang bisa dijelajahi bersama keluarga.
Salah satu aktivitas favorit di sini adalah Fruity Tour, yaitu berkeliling kebun menggunakan kereta wisata sambil mengenal berbagai tanaman buah. Pada musim tertentu, pengunjung juga bisa memetik rambutan, belimbing, atau melon langsung dari kebunnya. Tidak hanya itu, ada wahana sepeda air, outbound, hingga area bermain anak.
Untuk tiket masuk reguler, pengunjung perlu menyiapkan biaya sekitar Rp35.000 per orang. Jika ingin menikmati tur kebun lengkap beserta wahana tambahan, tersedia paket mulai Rp50.000 hingga Rp100.000-an.
Jika Anda membawa balita atau anak usia sekolah dasar, Kuntum Farmfield bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Lokasinya berada di kawasan Tajur, Bogor, dengan konsep wisata edukasi peternakan dan pertanian organik yang interaktif.
Di sini, anak-anak dapat memberi makan kambing, sapi, kelinci, hingga marmut secara langsung. Mereka juga diajak belajar memanen sayuran organik, menangkap ikan di kolam dangkal, hingga mengenal cara bertani sederhana dengan suasana yang menyenangkan.
Harga tiket masuk berkisar Rp70.000 pada hari kerja dan Rp80.000 saat akhir pekan. Untuk membeli pakan hewan, biasanya dikenakan biaya tambahan sekitar Rp10.000 per keranjang.
Siapa yang tidak kenal kawasan Puncak? Selain terkenal dengan udara dingin dan pemandangan pegunungan, kawasan ini juga memiliki Agrowisata Gunung Mas yang menawarkan hamparan kebun teh hijau sejauh mata memandang.
Keunggulan tempat ini terletak pada suasananya yang menenangkan. Anda bisa berjalan santai di tea bridge, menjelajahi kebun teh berkabut tipis, atau menunggang kuda sambil menikmati udara segar khas pegunungan. Bahkan, bagi pencinta adrenalin, tersedia aktivitas paralayang dengan panorama Puncak yang memukau.
Harga tiket masuknya cukup ramah di kantong, yakni sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000 per orang. Jika ingin mencoba wahana tambahan seperti tea bridge atau berkuda, tarifnya mulai Rp10.000 hingga Rp35.000.
Bandung memang selalu punya destinasi keluarga yang menarik, termasuk Jendela Alam di kawasan Lembang. Tempat ini menggabungkan konsep pertanian, peternakan, sekaligus permainan edukatif yang cocok untuk segala usia.
Pengunjung bisa mencoba pengalaman unik seperti memerah susu sapi, memanen telur ayam, hingga mengikuti workshop hidroponik mini. Anak-anak juga dapat belajar membuat telur asin dan mengenal proses budidaya tanaman secara langsung.
Tiket reguler dibanderol sekitar Rp25.000, tetapi banyak pengunjung memilih paket aktivitas lengkap seharga Rp100.000 - Rp130.000 agar lebih puas menikmati berbagai wahana edukasi.
Ingin merasakan sensasi memetik jeruk ala Jepang tanpa harus ke luar negeri? Mupu Jeruk di kawasan Setiabudi, Bandung, menawarkan pengalaman unik memetik Jeruk Dekopon, varietas premium asal Jepang yang terkenal sangat manis.
Kebun seluas sekitar tiga hektare ini ditumbuhi lebih dari seribu pohon jeruk. Selain berkeliling kebun, Anda juga bisa bersantai di kafe estetik, mengunjungi mini zoo, atau memancing ikan bersama keluarga.
Harga tiket masuknya cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp15.000 per orang dewasa, sementara anak-anak biasanya gratis. Jeruk hasil petikan bisa dibawa pulang dengan harga sekitar Rp70.000 per kilogram.
Berlokasi di kawasan Kaliurang yang berhawa sejuk, Bhumi Merapi menawarkan perpaduan wisata peternakan, pertanian, dan spot foto Instagramable berlatar Gunung Merapi.
Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan kambing Etawa, kelinci, dan satwa ternak lainnya. Ada pula aktivitas memerah susu, belajar kopi luwak, hingga berfoto di area bergaya Eropa seperti Langlang Buana.
Harga tiket masuk berkisar Rp30.000 - Rp35.000 per orang, yang umumnya sudah termasuk akses ke spot foto dan interaksi hewan.
Desa wisata yang pernah mendapat penghargaan internasional ini punya daya tarik berbeda, yaitu kebun kakao yang dikelola warga lokal. Cocok untuk Anda yang ingin wisata sambil belajar proses pembuatan cokelat.
Di kawasan ini, wisatawan bisa melihat proses fermentasi biji kakao hingga belajar membuat minuman cokelat murni di Griya Cokelat Nglanggeran. Nuansa pedesaannya yang tenang juga menjadi nilai tambah tersendiri.
Biaya masuk kawasan wisata cokelat berkisar Rp15.000 - Rp25.000 per orang, cukup terjangkau untuk pengalaman edukatif yang unik.
Kusuma Agrowisata dikenal sebagai salah satu pionir agrowisata modern di Indonesia. Berada di Kota Batu yang berhawa dingin, tempat ini menawarkan konsep one stop holiday dengan kebun buah, wahana permainan, hingga hotel dalam satu kawasan.
Pengunjung dapat memetik apel, stroberi, jambu merah, jeruk, hingga buah naga langsung dari pohonnya. Selain itu, ada waterpark, ATV mini off-road, flying fox, hingga wahana airsoft gun.
Harga tiket kebun berkisar Rp30.000:Rp50.000, sedangkan paket terusan lengkap dibanderol sekitar Rp80.000 - Rp90.000.
Kalau Anda ingin menikmati sisi lain Bali selain pantai, The SILA'S Agrotourism di Bedugul wajib masuk bucket list. Berada di dataran tinggi Baturiti, tempat ini menawarkan udara sejuk dengan panorama perbukitan hijau yang memanjakan mata.
Aktivitas favorit di sini meliputi petik stroberi dan jeruk, berkuda, bermain paintball, hingga camping bersama keluarga. Ada juga wahana bianglala yang membuat pengalaman liburan semakin seru.
Harga tiket masuk cukup ramah di kantong, yaitu sekitar Rp15.000 untuk dewasa dan Rp8.000 untuk anak-anak. Wahana tambahan dikenakan biaya mulai Rp20.000 hingga Rp50.000, tergantung aktivitas yang dipilih.
Itulah sederet rekomendasi agrowisata menarik yang bisa Anda kunjungi ketika libur sekolah bersama anak. Kalau Anda ingin liburan yang lebih sehat, edukatif, dan penuh pengalaman baru, agrowisata bisa menjadi pilihan tepat.
Tinggal sesuaikan destinasi dengan lokasi dan aktivitas favorit keluarga agar momen liburan terasa makin berkesan.
Agar rencana liburan tidak terasa berat di kantong, Anda bisa mulai menabung secara terencana melalui Tabungan Berkah Rencana iB dari Bank Mega Syariah. Produk tabungan ini membantu Anda menyiapkan dana sesuai target keuangan, termasuk untuk kebutuhan traveling, pendidikan, ibadah, hingga rencana masa depan lainnya.
Dengan sistem autodebet yang praktis, menabung jadi terasa lebih konsisten tanpa perlu khawatir lupa menyisihkan dana setiap bulan. Selain itu, pengelolaan keuangan tetap sesuai prinsip syariah sehingga terasa lebih aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya!
Bagikan Berita