24 Agustus 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Side hustle kini bukan lagi sekadar pekerjaan sampingan untuk menambah uang jajan. Di kalangan Generasi Z, side hustle telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup dan strategi keuangan yang dianggap mampu memberikan kebebasan finansial sekaligus ruang untuk mengembangkan potensi diri.
Fenomena ini semakin terlihat seiring berkembangnya ekonomi digital, media sosial, serta berbagai platform freelance yang memungkinkan seseorang memperoleh penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau aktivitas utama. Tidak sedikit Gen Z yang menjalankan lebih dari satu sumber penghasilan dalam waktu bersamaan.
Lalu, mengapa tren side hustle begitu diminati oleh Gen Z? Apa saja dampak positif dan tantangan yang perlu diperhatikan? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.
Side hustle adalah pekerjaan, usaha, atau aktivitas yang dilakukan di luar pekerjaan utama untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Berbeda dengan pekerjaan paruh waktu yang memiliki jadwal tetap, side hustle umumnya lebih fleksibel dan dapat disesuaikan dengan waktu luang seseorang.
Di era digital saat ini, side hustle tidak selalu membutuhkan modal besar. Banyak pekerjaan sampingan yang dapat dilakukan hanya dengan memanfaatkan keterampilan, laptop, smartphone, dan koneksi internet.
Bagi Gen Z yang tumbuh bersama teknologi digital, side hustle menjadi pilihan menarik karena menawarkan fleksibilitas, kesempatan belajar, dan potensi pendapatan yang tidak terbatas pada gaji bulanan.
Popularitas side hustle di kalangan Gen Z bukan terjadi tanpa alasan. Ada beberapa faktor yang mendorong generasi muda semakin tertarik menjalankan pekerjaan sampingan, yaitu:
Biaya hidup yang terus meningkat membuat banyak anak muda mencari sumber penghasilan tambahan. Mulai dari biaya pendidikan, kebutuhan sehari-hari, hingga keinginan untuk menabung dan berinvestasi menjadi alasan utama mereka mencari pemasukan di luar pekerjaan utama.
Bagi sebagian Gen Z, mengandalkan satu sumber penghasilan dianggap kurang ideal. Memiliki side hustle dinilai dapat membantu menciptakan keamanan finansial yang lebih baik.
Perkembangan teknologi membuat akses terhadap peluang kerja semakin terbuka. Saat ini seseorang dapat menjadi freelancer, content creator, affiliate marketer, atau penjual online hanya dari rumah.
Platform digital juga mempermudah proses mencari klien, memasarkan jasa, hingga menerima pembayaran. Hal ini membuat side hustle menjadi lebih mudah dijalankan dibandingkan beberapa tahun lalu.
Banyak Gen Z melihat side hustle sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan baru. Selain mendapatkan penghasilan tambahan, mereka juga memperoleh pengalaman yang dapat menunjang karier di masa depan.
Misalnya, seorang karyawan yang menjalankan side hustle sebagai desainer grafis freelance dapat memperluas portofolio sekaligus meningkatkan kemampuan profesionalnya.
Ada berbagai pilihan side hustle yang saat ini banyak diminati karena fleksibel dan dapat dilakukan dari mana saja. Berikut ini beberapa diantaranya:
Pekerjaan freelance menjadi salah satu pilihan favorit Gen Z karena dapat dikerjakan secara remote. Contohnya meliputi:
Penulis artikel dan copywriter
Desainer grafis
UI/UX designer
Video editor
Social media specialist
Penerjemah
Model pekerjaan ini memungkinkan seseorang bekerja berdasarkan proyek tanpa terikat jam kerja tetap.
Media sosial membuka peluang besar bagi Gen Z untuk memperoleh penghasilan dari konten yang mereka buat. Melalui platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, maupun podcast, seseorang dapat memperoleh pendapatan dari iklan, endorsement, hingga program afiliasi.
Selain menghasilkan uang, aktivitas ini juga dapat membangun personal branding yang kuat.
Affiliate marketing menjadi salah satu side hustle dengan modal relatif kecil. Seseorang cukup membagikan tautan produk dan memperoleh komisi ketika terjadi transaksi melalui tautan tersebut.
Model ini banyak diminati karena dapat dijalankan secara fleksibel tanpa harus memiliki stok barang.
Hobi juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan jika dikelola dengan baik. Beberapa contohnya meliputi:
Fotografi
Jasa desain undangan digital
Pembuatan kue dan makanan rumahan
Kerajinan tangan
Jasa konsultasi sesuai keahlian
Selain menghasilkan uang, pekerjaan seperti ini sering kali memberikan kepuasan tersendiri karena dilakukan berdasarkan minat pribadi.
Menjalankan side hustle memberikan berbagai manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, seperti:
Menambah penghasilan di mana pendapatan dari side hustle dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan, membangun dana darurat, hingga mencapai tujuan keuangan tertentu.
Pekerjaan sampingan sering kali menuntut seseorang mempelajari kemampuan baru. Hal ini dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas peluang karier di masa depan.
Melalui side hustle, seseorang dapat bertemu klien, mitra kerja, maupun komunitas baru yang berpotensi membuka peluang bisnis dan karier yang lebih luas.
Meskipun memiliki banyak manfaat, side hustle juga memiliki risiko jika tidak dikelola dengan baik. Pasalnya, menggabungkan pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan dapat menyebabkan kelelahan fisik maupun mental. Jika tidak diimbangi dengan istirahat yang cukup, produktivitas justru bisa menurun.
Selain itu, ketika terlalu fokus pada side hustle, seseorang berisiko mengabaikan pekerjaan utama. Kondisi ini dapat berdampak pada penilaian kinerja dan perkembangan karier profesional.
Pada akhirnya, terlalu banyak pekerjaan dapat mengurangi waktu untuk keluarga, teman, maupun aktivitas pribadi. Oleh karena itu, manajemen waktu menjadi kunci utama dalam menjalankan side hustle.
Secara umum, peraturan ketenagakerjaan di Indonesia tidak melarang seseorang memiliki pekerjaan sampingan atau sumber penghasilan tambahan. Namun, kebebasan ini tetap harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Agar side hustle memberikan manfaat maksimal, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum dan saat menjalaninya, terutama bagi karyawan tetap yang masih terikat kontrak kerja. Berikut ini tipsnya:
Beberapa perusahaan menerapkan klausul non-compete atau non-competition yang melarang karyawan menjalankan bisnis atau pekerjaan yang berpotensi menjadi kompetitor perusahaan.
Untuk itulah, penting untuk membaca kembali perjanjian kerja secara menyeluruh sebelum memulai side hustle. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa aktivitas sampingan yang dilakukan tidak melanggar aturan perusahaan atau menimbulkan konflik hukum di kemudian hari.
Side hustle tidak boleh menggunakan fasilitas kantor, data perusahaan, atau jam kerja utama. Penggunaan aset perusahaan untuk kepentingan pribadi dapat dianggap sebagai pelanggaran etika maupun disiplin kerja.
Selain itu, pastikan pekerjaan sampingan tidak mengganggu tanggung jawab utama sebagai karyawan. Kinerja di pekerjaan utama tetap harus menjadi prioritas agar profesionalisme tetap terjaga.
Jika side hustle menghasilkan pendapatan tambahan, maka penghasilan tersebut wajib dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan ini penting untuk menghindari masalah administrasi atau sanksi di kemudian hari.
Dengan pengelolaan yang tepat, side hustle dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan finansial tanpa mengorbankan pekerjaan utama maupun kualitas hidup sehari-hari.
Untuk itulah, pastikan selama menjalani side hustle, Anda memenuhi hal-hal berikut:
Memilih pekerjaan yang sesuai minat dan kemampuan.
Tidak melanggar aturan perusahaan.
Buat jadwal kerja yang jelas dan realistis.
Tetapkan target penghasilan yang terukur.
Sisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan dan investasi.
Jaga kesehatan fisik serta mental agar tetap produktif.
Memiliki side hustle tentu akan lebih bermanfaat jika penghasilan tambahan yang diperoleh dikelola dengan baik. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah memisahkan dana hasil side hustle ke rekening khusus agar lebih mudah dipantau dan direncanakan.
Lengkapi ikhtiar Anda dengan menabung di Tabungan Berkah Utama iB Bank Mega Syariah untuk mengelola rezeki secara aman dan sesuai prinsip syariah.
Tabungan Berkah Utama iB hadir untuk membantu Anda mengatur keuangan dengan lebih terencana, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun tujuan finansial masa depan.
Dengan pengelolaan keuangan yang tepat, hasil dari side hustle tidak hanya menjadi tambahan pemasukan, tetapi juga dapat menjadi fondasi untuk mewujudkan berbagai impian di masa mendatang.
Semoga bermanfaat, ya!
Bagikan Berita