4 Mei 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Hari Tasyrik merupakan tiga hari istimewa yang jatuh setelah perayaan Hari Raya Idul Adha di bulan Dzulhijjah. Pada momen ini, umat Islam diharamkan untuk berpuasa dan justru dianjurkan untuk menikmati rezeki yang ada.
Secara bahasa, istilah ini berasal dari kata dasar yang bermakna proses menjemur daging kurban agar lebih awet dan tahan lama. Praktik historis tersebut kini berkembang menjadi simbol rasa syukur dan kebersamaan di antara sesama umat muslim.
Apakah Anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai jadwal, larangan, hingga amalan apa saja yang bisa dikerjakan selama hari-hari tersebut? Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar ibadah Anda semakin bermakna dan sesuai tuntunan.
Hari Tasyrik adalah tiga hari istimewa yang jatuh setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah dalam penanggalan Hijriah. Secara bahasa, kata "tasyrik" berasal dari bahasa Arab, yakni syaraqa, yang berarti menjemur atau mengeringkan sesuatu di bawah terik matahari.
Istilah ini merujuk pada kebiasaan masyarakat pada masa lalu yang menjemur daging kurban di bawah terik matahari agar menjadi dendeng dan lebih awet. Pada zaman dahulu, teknologi penyimpanan makanan seperti lemari es atau pendingin ruangan belum tersedia di masyarakat.
Oleh karena itu, menjemur daging merupakan salah satu metode pengawetan yang efektif agar daging kurban dapat didistribusikan dan dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih lama. Kini, meskipun metode penyimpanan sudah jauh lebih modern dan praktis, istilah serta nilai historis dari Hari Tasyrik tetap dipertahankan dan dimaknai sebagai hari untuk merayakan kelimpahan rezeki dan kebersamaan.
Mengetahui jadwal yang pasti dari hari-hari istimewa ini sangat penting bagi umat Islam agar dapat merencanakan kegiatan ibadah dan silaturahmi bersama keluarga. Berdasarkan kalender Hijriah dan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, Hari Raya Idul Adha yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026.
Dengan demikian, Hari Tasyrik pada tahun 2026 akan jatuh pada tanggal-tanggal berikut:
11 Dzulhijjah 1447 H: Kamis, 18 Juni 2026
12 Dzulhijjah 1447 H: Jumat, 19 Juni 2026
13 Dzulhijjah 1447 H: Sabtu, 20 Juni 2026
Pada tanggal-tanggal tersebut, umat Islam dianjurkan untuk tetap menjaga semangat ibadah dan kebersamaan. Keluarga besar sering kali berkumpul untuk menikmati hidangan daging kurban yang diolah menjadi berbagai masakan lezat khas hari raya.
Hal terpenting yang perlu diketahui oleh setiap muslim pada Hari Tasyrik adalah adanya larangan tegas untuk berpuasa, baik itu puasa sunnah maupun puasa qadha. Larangan ini berlaku pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah karena hari-hari tersebut disebut sebagai Ayyamul Akl Wasy Syurb, yang artinya hari makan dan minum.
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis riwayat Muslim yang menjelaskan tentang kemuliaan hari ini:
"Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan zikir kepada Allah."
Oleh karena itu, menjadikan hari ini sebagai waktu untuk berpuasa justru bertentangan dengan anjuran syariat. Umat Islam diperintahkan untuk bergembira dan menikmati hidangan yang telah disediakan oleh Allah SWT.
Untuk memanfaatkan waktu yang mulia ini secara maksimal, ada beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat Islam:
Umat Islam sangat dianjurkan untuk bersyukur dengan cara menikmati hidangan yang halal dan baik bersama keluarga. Kebersamaan ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antar kerabat sambil menikmati rezeki yang ada.
Mengonsumsi makanan bergizi dari hasil kurban adalah bentuk nyata mensyukuri nikmat rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT. Hal ini juga menunjukkan bahwa hari-hari tersebut adalah waktu untuk bergembira dan meninggalkan kesedihan.
Waktu untuk menyembelih hewan kurban tidak dibatasi hanya pada hari raya Idul Adha saja. Umat Islam masih diberi kesempatan untuk melaksanakan penyembelihan hingga matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijjah.
Kelonggaran waktu ini memberikan keleluasaan lebih besar bagi panitia kurban untuk mendistribusikan daging secara merata. Dengan demikian, proses pembagian dapat dilakukan dengan lebih tertib dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Selama hari-hari Tasyrik, umat Islam sangat dianjurkan untuk senantiasa melantunkan zikir dan takbir. Amalan ini sebaiknya diperbanyak terutama setelah selesai melaksanakan salat fardhu berjamaah di masjid.
Lantunan takbir ini menjadi sarana spiritual untuk terus mengingat kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Melalui zikir, hati kita akan senantiasa diliputi rasa syukur atas segala nikmat yang telah dilimpahkan-Nya.
Umat Islam juga sangat dianjurkan untuk memanjatkan berbagai doa kebaikan untuk keselamatan dunia dan akhirat. Salah satu doa yang paling utama dan sering diamalkan adalah doa sapu jagat yang penuh makna.
Rabbana, atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina 'adzaban nar.
Doa tersebut merupakan permohonan agar kita senantiasa diberikan keselamatan hidup di dunia hingga terhindar dari siksa api neraka. Mengamalkannya secara rutin akan mendatangkan ketenangan batin serta keberkahan dalam setiap langkah kita.
Menjalani Hari Tasyrik bukan sekadar momen untuk menikmati hidangan bersama keluarga, melainkan juga waktu yang tepat untuk meningkatkan rasa syukur dan ketaatan kepada Allah SWT. Mengisi hari-hari istimewa ini dengan zikir dan amalan baik akan memberikan kedekatan spiritual bagi setiap muslim yang ingin meraih rida-Nya.
Selain memperbanyak zikir dan menikmati hidangan yang halal, menyisihkan sebagian rezeki untuk bersedekah di momen Hari Raya Kurban menjadi wujud syukur dan ikhtiar untuk melengkapi amalan. Kebaikan yang Anda tabung akan mendatangkan pertolongan Allah SWT serta pahala yang terus mengalir, melengkapi kebahagiaan yang Anda dapatkan usai merayakan Idul Adha.
Sebagai bentuk dukungan untuk memudahkan ibadah sosial Anda di mana saja, Bank Mega Syariah menyediakan fitur Donasi dan Amal yang dapat diakses melalui aplikasi M-Syariah. Melalui layanan ini, Anda dapat menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara praktis dan transparan langsung dari genggaman, sehingga ibadah Anda tetap produktif dalam mengumpulkan pahala.
Segera unduh aplikasi M-Syariah dan jadikan setiap momen ibadah serta berbagi Anda lebih bermakna dengan kemudahan yang sesuai prinsip syariah. Dengan M-Syariah, rutinitas berbagi menjadi lebih ringan dan tenang, memastikan langkah ibadah Anda senantiasa dipenuhi keberkahan serta rida dari Allah SWT.
Bagikan Berita