15 Juni 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Kehilangan satu atau beberapa gigi akibat berlubang maupun faktor usia sering kali menurunkan rasa percaya diri saat tersenyum dan mengganggu fungsi mengunyah makanan. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemasangan gigi tiruan menjadi solusi medis terbaik yang sangat direkomendasikan demi mengembalikan fungsi estetika dan kesehatan rongga mulut secara optimal.
Namun, sebelum memantapkan niat untuk pergi ke klinik, perencanaan anggaran yang matang menjadi hal krusial yang wajib dipersiapkan terlebih dahulu. Banyaknya variasi jenis bahan dan metode pemasangan di dunia medis saat ini membuat estimasi pengeluaran setiap pasien menjadi sangat personal dan berbeda-beda.
Memahami rincian harga serta prosedur medis yang benar akan membantu Anda memilih solusi yang paling efisien tanpa harus mengorbankan faktor keamanan kesehatan jangka panjang. Biaya pembuatan gigi palsu sangat bervariasi tergantung pada jenis bahan yang digunakan, jumlah gigi yang diganti, serta lokasi klinik gigi, jadi yuk simak riset panduan lengkap mengenai kisaran harganya di bawah ini!
Secara umum, gigi palsu dibagi menjadi dua kategori besar oleh para dokter gigi, yaitu Gigi Palsu Lepasan (bisa dilepas pasang sendiri oleh pasien) dan Gigi Palsu Permanen atau Cekat (ditanam tetap di dalam mulut).
Jenis ini paling populer di kalangan masyarakat karena harganya yang relatif terjangkau dan prosedurnya yang cepat tanpa melalui tindakan operasi besar.
Bahan Akrilik (Acrylic)
Menggunakan plat berbahan plastik merah muda kaku dengan cengkeram kawat logam pelindung. Jenis ini merupakan opsi yang paling ekonomis di antara bahan lainnya. Kisaran biayanya berkisar antara Rp500.000 - Rp1.000.000 untuk plat pertama (sudah termasuk 1 gigi), dan ada tambahan sekitar Rp200.000 - Rp350.000 untuk setiap plat gigi berikutnya.
Bahan Lentur (Valplast / Thermosens)
Memiliki karakteristik bahan yang lebih tipis, lentur, nyaman dipakai, dan tidak menggunakan cengkeram kawat logam sehingga estetikanya jauh lebih baik karena terlihat sangat alami. Kisaran biayanya berada di angka Rp2.000.000 - Rp4.000.000 per rahang tergantung jumlah gigi dan merek bahan.
Bahan Frame Logam (Frame Denture)
Memiliki basis berbahan logam tipis yang sangat kuat dan stabil, lalu dilapisi akrilik di atasnya. Opsi ini sangat cocok untuk kasus kehilangan banyak gigi sekaligus. Kisaran biayanya mulai dari Rp2.500.000 - Rp5.000.000 per rahang.
Ditujukan bagi pasien yang menginginkan kenyamanan maksimal layaknya mengunyah dengan gigi asli tanpa perlu repot melakukan ritual lepas-pasang setiap hari.
Crown (Mahkota Gigi) & Bridge (Jembatan Gigi)
Metode mengganti satu atau beberapa gigi yang hilang dengan cara mengikis gigi sehat di sebelahnya sebagai tiang penyangga (anchor). Pilihan bahannya pun bervariasi mulai dari Porcelain Fused to Metal (PFM) hingga Zirconia (all-porcelain premium). Kisaran biayanya adalah Rp2.500.000 - Rp6.000.000 per satu unit mahkota gigi.
Implan Gigi (Dental Implant)
Merupakan metode terbaik dan paling modern di era kedokteran gigi saat ini. Sekrup titanium ditanam langsung ke dalam tulang rahang sebagai akar buatan, lalu dipasang mahkota gigi permanen di atasnya tanpa merusak gigi tetangga. Kisaran biayanya mencapai Rp15.000.000 - Rp30.000.000 per satu implan gigi tergantung merek implan dan kondisi tulang rahang pasien.
Sebelum memasang gigi palsu, dokter gigi umumnya harus memastikan kondisi seluruh jaringan rongga mulut Anda berada dalam keadaan sehat dan siap menerima plat tiruan. Hal inilah yang kerap memicu munculnya komponen biaya tambahan di luar biaya pembuatan gigi, di antaranya:
Biaya Konsultasi & Cetak Rahang: Rp150.000 - Rp350.000.
Rontgen Gigi (Panoramik): Rp200.000 - Rp400.000 (wajib dilakukan untuk perencanaan implan atau jembatan gigi).
Pembersihan Karang Gigi (Scaling): Rp250.000 - Rp500.000.
Pencabutan Sisa Akar Gigi: Rp200.000 - Rp600.000 per gigi (jika masih ada sisa akar mati yang tertinggal di area gusi yang akan dipasang gigi palsu).
Ya, BPJS Kesehatan menanggung biaya pembuatan gigi palsu, namun dengan sistem subsidi (klaim sebagian) dan hanya berlaku untuk jenis Gigi Palsu Lepasan berbahan akrilik. Layanan subsidi ini juga hanya diberikan atas indikasi medis yang jelas dari dokter gigi, bukan untuk tujuan kosmetik atau estetika semata.
Berdasarkan aturan regulasi BPJS Kesehatan yang berlaku, berikut adalah besaran nilai subsidinya:
Pemasangan untuk 1 rahang (atas atau bawah saja): Maksimal subsidi sebesar Rp275.000.
Pemasangan untuk 2 rahang sekaligus (atas & bawah): Maksimal subsidi sebesar Rp550.000.
Untuk prosedur klaim BPJS, Anda diwajibkan untuk datang dan memeriksakan diri ke Faskes Tingkat 1 (Puskesmas/Klinik) terlebih dahulu sesuai faskes terdaftar. Jika diperlukan tindakan spesialistik yang lebih kompleks, dokter Faskes 1 akan memberikan surat rujukan menuju poli gigi Rumah Sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Langkah pertama yang sangat krusial adalah memastikan Anda selalu membuat gigi palsu di dokter gigi resmi atau dokter spesialis prostodonsia. Menghindari praktik tukang gigi jalanan sangat penting karena material yang tidak steril berisiko tinggi memicu infeksi gusi parah hingga kanker mulut.
Selain itu, pemilihan jenis gigi tiruan juga harus disesuaikan secara cermat dengan faktor usia serta kondisi ketebalan tulang rahang Anda. Pasien lansia yang sudah mengalami penyusutan tulang rahang parah umumnya lebih disarankan menggunakan opsi lepasan akrilik atau lentur daripada metode implan gigi.
Jangan lupa untuk turut mempertimbangkan biaya perawatan jangka panjang karena beberapa jenis bahan memerlukan proses pelapisan ulang secara berkala. Gigi palsu akrilik cenderung lebih cepat longgar akibat perubahan alami bentuk gusi, sedangkan metode implan permanen menawarkan daya tahan maksimal hingga seumur hidup.
Kehilangan gigi dapat sangat mengganggu fungsi mengunyah serta menurunkan rasa percaya diri Anda saat tersenyum lebar. Memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif menjadi sangat krusial agar Anda bisa segera mengklaim subsidi biaya pembuatan gigi palsu lepasan di fasilitas kesehatan tanpa kendala.
Namun, agar manfaat perlindungan biaya medis ini selalu siap digunakan saat jadwal konsultasi tiba, pastikan Anda tidak terlambat membayar iuran bulanan yang bisa menyebabkan kartu dinonaktifkan. Kini, Anda bisa memanfaatkan fitur pembayaran praktis di aplikasi M-Syariah untuk melunasi tagihan BPJS hanya dalam hitungan detik langsung dari ponsel Anda.
Berikut panduan praktis untuk melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan melalui aplikasi M-Syariah:
Buka aplikasi M-Syariah di ponsel Anda dan pastikan sistem operasi sudah menggunakan versi paling mutakhir.
Akses menu "BPJS" yang telah tersedia di halaman utama untuk memulai transaksi pembayaran iuran.
Masukkan nomor kepesertaan BPJS Anda secara teliti dan tentukan jumlah bulan tagihan yang akan dibayarkan.
Tekan tombol "Lanjut" untuk beralih ke tahap konfirmasi pembayaran pada layar ponsel Anda.
Cek kembali rincian nama serta nominal tagihan yang muncul, lalu masukkan PIN M-Syariah Anda untuk memproses transaksi.
Pembayaran berhasil dilakukan dan iuran BPJS Kesehatan Anda kini telah terselesaikan dengan aman dan cepat.
Jadi, sudah tidak ada lagi alasan kartu dinonaktifkan untuk mendapatkan subsidi perawatan gigi tiruan idaman Anda. Semoga informasi ini bermanfaat dan kesehatan rongga mulut Anda selalu terjaga dengan baik, ya!
Bagikan Berita