7 Februari 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Saat membeli TV, laptop, atau monitor baru, Anda pasti sering melihat istilah HD, FHD, hingga UHD atau 4K. Namun, apakah Anda benar-benar memahami perbedaan resolusi FHD, HD, dan UHD tersebut?
Banyak orang mengira semua layar terlihat sama saja selama gambarnya jernih. Padahal, resolusi layar sangat memengaruhi ketajaman, detail, bahkan kenyamanan mata saat menonton atau bekerja. Terlebih di tahun 2026, konten 4K semakin umum dan teknologi layar makin canggih.
Sebelum memutuskan membeli perangkat elektronik baru, penting untuk memahami apa arti masing-masing resolusi dan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Yuk, simak pembahasannya berikut ini.
Sebelum membedakan HD, FHD, dan UHD, mari pahami dulu definisi resolusi.
Resolusi adalah jumlah piksel (titik cahaya kecil) yang menyusun gambar di layar. Piksel inilah yang membentuk warna dan detail visual yang kita lihat.
Rumus resolusi ditulis sebagai:
Jumlah piksel horizontal × jumlah piksel vertikal
Sebagai contoh, layar dengan resolusi 1920 × 1080 memiliki lebih banyak piksel dibanding 1280 × 720. Artinya, gambar pada 1920 × 1080 akan terlihat lebih halus dan tidak mudah pecah.
Semakin tinggi angkanya, semakin padat pikselnya. Jika ukuran layar sama, resolusi yang lebih tinggi akan menghasilkan gambar lebih tajam dan detail.
Supaya lebih mudah dipahami, berikut ini adalah 7 perbedaan FHD, HD, dan UHD yang bisa menjadi panduan sebelum Anda membeli perangkat baru:
Inilah perbedaan paling mendasar antara HD, FHD, dan UHD, yaitu jumlah piksel. Berikut ini penjelasannya:
HD (720p): 1280 × 720 piksel (±0,9 juta piksel)
FHD (1080p): 1920 × 1080 piksel (±2 juta piksel)
UHD (4K): 3840 × 2160 piksel (±8,3 juta piksel)
FHD memiliki jumlah piksel dua kali lebih banyak dari HD. Sementara UHD memiliki empat kali lebih banyak piksel dibanding FHD. Inilah alasan mengapa UHD terlihat jauh lebih detail.
Semakin banyak piksel, semakin halus tampilan gambar. Ini dia penjelasannya:
HD cukup jelas pada layar kecil, tetapi akan terlihat pecah pada layar besar.
FHD menjadi standar “aman” dengan ketajaman yang baik untuk penggunaan sehari-hari.
UHD menampilkan detail sangat tajam, bahkan tekstur halus seperti pori-pori wajah bisa terlihat.
Jika Anda menyukai detail visual yang maksimal, UHD jelas unggul.
Resolusi sangat berkaitan dengan ukuran layar. Perbedaan tersebut dapat dilihat dengan kesesuaian berikut:
HD: ideal untuk layar di bawah 32 inci.
FHD: cocok untuk 24–43 inci.
UHD: direkomendasikan untuk 50 inci ke atas.
Perlu diingat bahwa menggunakan resolusi rendah pada layar besar akan membuat gambar tampak buram atau pixelated.
4. Kebutuhan Internet untuk Streaming
Semakin tinggi resolusi, semakin besar data yang dibutuhkan. Adapun perkiraan kebutuhan internet pada Full HD, HD, dan Ultra HD adalah:
HD: sekitar 3 Mbps
FHD: sekitar 5 Mbps
UHD (4K): bisa mencapai 25 Mbps
Jika koneksi internet di rumah belum stabil atau kuota terbatas, streaming 4K mungkin kurang optimal.
Setiap resolusi memiliki segmen pengguna masing-masing. Untuk HD (720p) cocok untuk TV 32 inci kelas entry-level, laptop entry-level, monitor CCTV, dan beberapa siaran TV digital.
Sementara itu, FHD (1080p) bisa digunakan untuk monitor kantor, laptop kelas menengah, gaming kompetitif, hingga konten YouTube dan Blu-ray.
Lalu, UHD (4K) dapat digunakan pada Smart TV 50 inci ke atas, Netflix dan Disney+ paket premium, konsol PS5 dan Xbox Series X, hingga editing video profesional.
Di tahun 2026, UHD semakin menjadi standar untuk hiburan utama di rumah.
Jarak menonton juga memengaruhi pengalaman visual.
Pada TV 50 inci FHD, piksel mulai terlihat jika Anda duduk terlalu dekat (kurang dari 2 meter). Sebaliknya, pada UHD, Anda bisa duduk lebih dekat tanpa melihat kotak-kotak piksel.
Inilah yang membuat UHD terasa lebih imersif, terutama untuk menonton film atau bermain gim.
Agar lebih mudah menentukan pilihan, intinya Anda bisa emnggunakan rumus ini:
Pilih HD jika anggaran terbatas dan layar kecil.
Pilih FHD jika ingin kualitas seimbang untuk kerja, belajar, atau gaming.
Pilih UHD (4K) jika membeli TV besar, memiliki konsol terbaru, atau ingin pengalaman menonton terbaik dan lebih tahan lama.
Resolusi tinggi tidak selalu menjamin gambar tajam jika ukuran layar terlalu besar. Di sinilah peran PPI (Pixels Per Inch). Semakin besar layar, semakin tinggi resolusi yang dibutuhkan untuk menjaga ketajaman.
Selain itu, TV UHD terbaru sudah dilengkapi teknologi AI Upscaling. Teknologi ini mampu meningkatkan kualitas konten HD atau FHD agar mendekati 4K secara otomatis. Adapun, resolusi 8K memang sudah ada, tetapi di 2026 masih tergolong mahal dan kontennya terbatas.
Sudah tahu perbedaan FHD, HD, dan UHD? Sekarang saatnya memilih TV atau perangkat elektronik yang sesuai kebutuhan Anda. Untuk pengalaman belanja yang lebih nyaman, Anda bisa membeli TV HD, FHD, maupun UHD (4K) favorit di Transmart terdekat.
Agar transaksi makin praktis dan aman, gunakan aplikasi M-Syariah dari Bank Mega Syariah. Cukup dalam satu genggaman, pembayaran jadi lebih cepat tanpa perlu repot membawa uang tunai.
Dengan M-Syariah, pengalaman belanja elektronik Anda semakin mudah di era digital. Jadi, setelah menentukan TV impian, baik HD untuk kebutuhan dasar, FHD untuk kualitas seimbang, atau UHD untuk pengalaman sinematik, Anda bisa langsung checkout dengan M-Syariah secara aman dan praktis.
Jika Anda ingin membeli TV layar besar UHD atau perangkat elektronik lainnya tanpa membebani arus kas sekaligus, Syariah Card dari Bank Mega Syariah bisa menjadi solusi pembayaran yang sesuai prinsip syariah.
Ada fitur Easy Spending, pembelian elektronik dapat diubah menjadi cicilan tetap per bulan yang lebih ringan dan terencana. Anda tetap bisa menikmati kualitas hiburan terbaik di rumah tanpa harus membayar penuh di awal.
Yuk, unduh aplikasi M-Syariah atau ajukan Syariah Card, lalu nikmati kemudahan bertransaksi saat berburu elektronik terbaru di Transmart!
Bagikan Berita