16 Agustus 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Macau sering dijuluki sebagai “Las Vegas-nya Asia”. Namun, tahukah Anda bahwa kota kecil ini juga menyimpan kekayaan sejarah, budaya, dan arsitektur yang memikat? Terletak di pesisir selatan Tiongkok, Macau merupakan perpaduan unik antara budaya Tiongkok dan Portugis.
Jejak kolonial Eropa masih sangat terasa melalui bangunan pastel klasik, alun-alun berbatu, hingga gereja tua yang megah. Tak heran jika beberapa kawasannya diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Kabar baiknya, wisata ke Macau tergolong ramah bagi wisatawan Indonesia. Mulai dari bebas visa hingga transportasi gratis, semuanya mendukung perjalanan yang praktis dan menyenangkan.
Sebelum berangkat, mari kita bahas informasi penting, destinasi wajib, serta tips wisata ramah muslim di Macau. Yuk, simak panduan wisata Macau yang tidak hanya fokus pada kasino, tetapi juga destinasi ramah keluarga dan penuh nilai historis.
Sebelum merencanakan itinerary, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui agar perjalanan ke Macau lebih lancar dan terencana.
Mata Uang dan Estimasi Biaya
Macau menggunakan mata uang Pataca (MOP). Namun, Dolar Hong Kong (HKD) juga diterima hampir di semua tempat dengan nilai tukar 1:1. Untuk gambaran kasar, 1 MOP atau HKD setara sekitar Rp2.000 (tergantung kurs terbaru).
Artinya, jika Anda melihat harga 100 MOP, kurang lebih setara Rp200.000. Sistem pembayaran di Macau juga cukup modern, banyak tempat menerima kartu debit maupun kredit internasional.
Bebas Visa dan Transportasi Gratis
Pemegang paspor Indonesia tidak memerlukan visa untuk masuk ke Macau dengan masa tinggal hingga 30 hari. Hal ini tentu menjadi keuntungan besar karena Anda tidak perlu repot mengurus dokumen tambahan.
Selain itu, hampir semua hotel dan resort besar menyediakan bus shuttle gratis dari bandara atau terminal feri menuju pusat kota dan area wisata. Fasilitas ini sangat membantu wisatawan yang ingin menghemat biaya transportasi.
Macau bukan hanya tentang gemerlap lampu dan hiburan malam. Di balik citranya yang modern, kota ini menyimpan banyak destinasi menarik yang kaya sejarah, budaya, serta arsitektur unik perpaduan Timur dan Barat.
Menariknya lagi, sebagian besar destinasi populer di Macau dapat dikunjungi secara gratis atau dengan harga tiket yang cukup terjangkau. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman maksimal tanpa menguras anggaran perjalanan.
Mulai dari situs warisan dunia UNESCO, desa tradisional yang tenang, hingga menara observasi dengan panorama spektakuler, semuanya menawarkan pengalaman berbeda dalam satu kota kecil yang dinamis.
Berikut tujuh destinasi wisata non-kasino yang wajib masuk dalam itinerary Anda saat berkunjung ke Macau.
Ikon paling legendaris di Macau adalah Ruins of St. Paul's. Bangunan gereja abad ke-17 ini terbakar pada tahun 1835 dan kini hanya menyisakan fasad depannya yang megah. Tempat ini menjadi spot foto favorit wisatawan dari seluruh dunia.
Dari sini, Anda bisa berjalan kaki menuju Senado Square, alun-alun bergaya Eropa dengan jalanan berbatu bergelombang dan gedung pastel khas Portugis. Area ini gratis dan sangat cocok untuk city walk santai maupun fotografi.
Ingin merasakan suasana Venesia tanpa ke Italia? Kunjungi The Venetian Macao. Area perbelanjaan dan rekreasinya terbuka untuk umum tanpa harus menginap.
Interiornya dirancang menyerupai kota Venesia lengkap dengan kanal air dan langit-langit bergambar awan biru. Anda juga bisa mencoba gondola dengan tarif sekitar 145 MOP atau sekitar Rp 290.000 per orang dewasa. Destinasi ini sangat cocok untuk wisata keluarga dan pasangan.
Bagi pecinta panorama kota, Macau Tower setinggi 338 meter adalah pilihan tepat. Dari dek observasi lantai 58, Anda dapat menikmati pemandangan 360 derajat hingga Zhuhai dan Hong Kong saat cuaca cerah.
Tiket observasi sekitar 195 MOP (Rp 390.000) per orang. Untuk yang menyukai tantangan, tersedia fasilitas skywalk dan bungy jump dengan harga mulai 800 MOP hingga 3.000 MOP lebih atau sekitar Rp 1.600.000 - Rp 6.00.000.
Jika ingin suasana lebih tenang, Taipa Village menawarkan nuansa tradisional yang autentik. Perpaduan kuil Tiongkok dan villa kolonial Portugis menghadirkan atmosfer unik yang jarang ditemukan di kota modern.
Anda juga bisa mengunjungi Taipa Houses-Museum secara gratis. Kawasan ini cocok untuk menikmati kehidupan lokal, berburu foto vintage, serta mencicipi camilan khas. Pastikan bertanya mengenai bahan makanan karena banyak camilan non-halal, namun sangat seru untuk sekadar melihat suasananya.
Di kawasan Cotai Strip terdapat Studio City Macau dengan ikon bianglala berbentuk angka delapan bernama Golden Reel.
Tiket Golden Reel sekitar 100 MOP atau Rp 200.000 per orang. Pemandangan saat matahari terbenam dari kabin kaca menjadi pengalaman yang sangat berkesan, terutama bagi keluarga dan anak-anak.
Macau Fisherman's Wharf adalah taman hiburan tematik di tepi laut dekat terminal feri. Tempat ini gratis dan menjadi surga bagi pecinta fotografi.
Daya tarik utamanya adalah replika Colosseum Roma yang megah. Area pejalan kaki bergaya Eropa juga sangat cocok untuk bersantai menikmati angin laut di sore hari.
Sebagai kuil tertua di Macau, A-Ma Temple dibangun pada tahun 1488 dan didedikasikan untuk Dewi Mazu.
Konon, nama “Macau” berasal dari ucapan “A-Ma-Gau” yang berarti Teluk A-Ma. Tempat ini gratis dan sangat cocok bagi pecinta sejarah serta budaya spiritual.
Meski bukan wilayah mayoritas muslim, wisatawan muslim tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di Macau.
Beberapa restoran halal tersedia, seperti Loulan Islam Restaurant yang menyajikan hidangan khas Xinjiang. Restoran India halal juga dapat ditemukan di sekitar Cotai.
Untuk beribadah, Anda dapat mengunjungi Macau Mosque, satu-satunya masjid di Macau. Lokasinya cukup strategis dan menjadi pusat komunitas muslim setempat.
Wisata Macau menawarkan perpaduan unik antara sejarah Eropa, budaya Tiongkok, dan kemegahan modern. Dari reruntuhan gereja bersejarah hingga bianglala futuristik, semuanya dapat dinikmati tanpa harus memasuki kasino.
Dengan fasilitas bebas visa, transportasi gratis, serta banyak destinasi tanpa tiket masuk, Macau menjadi pilihan menarik untuk liburan singkat bersama keluarga.
Untuk mewujudkannya, Anda bisa memanfaatkan produk Tabungan Berkah Rencana iB agar rencana liburan berjalan lebih terarah dan bebas dari beban keuangan. Produk simpanan ini menjadi solusi menyimpan dana liburan secara terencana.
Selain itu, Deposito Berkah Digital di aplikasi M-Syariah Bank Mega Syariah bisa juga. Proses pembukaan mudah, dilakukan secara online, dan dikelola sesuai prinsip syariah. Dana tersimpan aman dengan imbal hasil kompetitif, sehingga rencana liburan impian dapat terwujud lebih terencana dan berkah.
Jadi, sudah siap menjelajahi Macau dan menciptakan momen tak terlupakan di kota yang dinamis ini? Yuk, rencanakan perjalanan Anda ke Macau dan rasakan sendiri pesona kota kecil penuh kejutan ini!
Bagikan Berita