17 Februari 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Kurma dikenal sebagai buah manis yang hampir selalu hadir saat bulan Ramadhan, namun manfaatnya jauh melampaui sekadar makanan berbuka puasa. Buah kecil ini menyimpan energi besar, baik untuk kesehatan fisik maupun ketenangan spiritual. Yuk, simak ulasan lengkap tentang manfaat kurma, mulai dari kandungan gizinya, khasiat medis, hingga keutamaannya dalam Islam agar Anda semakin yakin menjadikannya bagian dari pola makan harian.
Kurma memiliki nama ilmiah Phoenix dactylifera dan berasal dari kawasan Timur Tengah serta Afrika Utara. Sejak ribuan tahun lalu, kurma telah menjadi sumber pangan utama di wilayah gurun karena daya tahannya yang tinggi dan kandungan nutrisinya yang padat. Tak heran jika kurma dijuluki sebagai “superfood alami” yang mampu menopang kehidupan di kondisi ekstrem.
Secara ilmiah, kurma merupakan sumber energi instan yang sangat baik. Dalam 100 gram kurma terkandung sekitar 75 gram karbohidrat, yang sebagian besar berasal dari gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Kombinasi ini membuat kurma cepat diserap tubuh tanpa perlu proses pencernaan yang rumit.
Selain itu, kurma mengandung serat tinggi, yakni sekitar 7–8 gram per 100 gram, atau hampir 30 persen kebutuhan serat harian. Dari sisi mineral, kurma kaya akan kalium (bahkan lebih tinggi dibanding pisang), magnesium, zat besi, kalsium, serta fosfor.
Tak ketinggalan, kurma juga mengandung vitamin B6, vitamin K, serta antioksidan penting seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik yang berperan melawan radikal bebas.
Berbagai penelitian medis telah mengkonfirmasi manfaat kurma bagi kesehatan. Kandungan nutrisi yang lengkap menjadikan buah ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga berfungsi sebagai pendukung kesehatan jangka panjang.
Sumber Energi Instan dan Pemulih Stamina
Gula alami dalam kurma mudah dicerna dan cepat masuk ke aliran darah. Inilah sebabnya kurma sangat dianjurkan untuk berbuka puasa atau dikonsumsi setelah olahraga berat. Energi tubuh yang menurun dapat pulih dengan cepat tanpa menyebabkan rasa lemas berkepanjangan.
Membantu Melancarkan Persalinan
Penelitian yang dimuat dalam Journal of Obstetrics and Gynaecology menunjukkan bahwa konsumsi kurma secara rutin pada minggu-minggu terakhir kehamilan dapat membantu pematangan serviks. Dampaknya, proses persalinan cenderung lebih singkat dan risiko induksi medis dapat berkurang. Hal ini menjadikan kurma sebagai pilihan alami yang aman bagi ibu hamil.
Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah
Kandungan kalium dan magnesium dalam kurma berperan penting dalam menjaga keseimbangan tekanan darah. Mineral ini membantu mengendurkan pembuluh darah sehingga risiko hipertensi dan stroke dapat ditekan. Konsumsi kurma secara rutin dalam porsi wajar juga mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.
Melancarkan Pencernaan dan Mencegah Sembelit
Serat tidak larut pada kurma membantu meningkatkan gerakan usus dan membersihkan saluran pencernaan dari sisa makanan. Selain mencegah sembelit, serat ini juga berperan dalam menurunkan risiko kanker usus dengan menjaga kesehatan mikrobiota usus.
Mendukung Kesehatan Tulang
Kurma mengandung kalsium, magnesium, dan fosfor yang penting untuk menjaga kepadatan tulang. Konsumsi kurma secara rutin dapat membantu mencegah osteoporosis, terutama pada lansia dan perempuan.
Aman untuk Penderita Diabetes (dengan Batasan)
Meski rasanya manis, kurma memiliki indeks glikemik rendah hingga sedang, sekitar 42–55. Artinya, lonjakan gula darah tidak terjadi secara drastis jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, yakni sekitar 2–3 butir per hari.
Kurma memiliki kedudukan istimewa dalam Islam dan disebut lebih dari 20 kali dalam Al-Qur’an. Buah ini tidak hanya bernilai gizi, tetapi juga sarat makna spiritual.
Dalam Surah Maryam ayat 25–26, Allah SWT memerintahkan Maryam untuk memakan kurma ruthab saat melahirkan Nabi Isa AS. Perintah ini mengandung hikmah besar, yakni sebagai sumber energi, ketenangan, dan kekuatan di saat genting.
QS. Maryam : 25
وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا
Wa huzzī ilayki bijidh'in-nakhlatī tusāqit 'alayki rutaban janīyā.
"Dan goyanglah batang pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu."
QS. Maryam : 26
فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا ۖ فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَٰنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنسِيًّا
Fa kulī washrabī wa qarrī 'aynan, fa immā tarayanna minal bashari ahadan, fa qūlī innī nadartu lirrahmāni sawman, falanki ukallima al-yawma insiyā.
"Maka makan, minum dan bersenang hatilah engkau. Jika engkau melihat seseorang, maka katakanlah, 'Sesungguhnya aku telah bernazar puasa untuk Tuhan Yang Maha Pengasih, maka aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.'".
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya berbuka puasa dengan kurma karena keberkahannya. Selain itu, kurma Ajwa dikenal sebagai penangkal racun dan sihir jika dikonsumsi tujuh butir di pagi hari. Sunnah tahnik pada bayi baru lahir dengan kurma juga menunjukkan betapa pentingnya buah ini sejak awal kehidupan.
Tidak semua kurma memiliki rasa dan karakteristik yang sama. Beberapa jenis kurma berikut paling populer dan mudah ditemukan di Indonesia.
Kurma Ajwa
Kurma Ajwa dikenal sebagai kurma Nabi dengan warna hitam pekat dan rasa tidak terlalu manis. Teksturnya lembut dengan sedikit rasa smoky, menjadikannya favorit untuk konsumsi harian bernilai ibadah. Harga kurma Ajwa tergolong premium.
Kurma Sukari
Sering dijuluki sebagai “ratu kurma”, kurma Sukari memiliki warna kuning keemasan dan tekstur sangat lembut serta lumer di mulut. Rasanya manis seperti karamel, namun perlu disimpan di kulkas agar tidak mudah asam.
Kurma Medjool
Kurma Medjool dikenal sebagai “raja kurma” karena ukurannya yang jumbo dan dagingnya tebal. Rasanya legit dengan tekstur berserat lembut. Saat membeli, penting untuk memperhatikan asal negara demi alasan etis dan kenyamanan hati.
Kurma Tunisia (Deglet Noor) dan Khalas
Kurma Tunisia memiliki tekstur lebih kering dan renyah dengan rasa manis sedang, cocok untuk camilan. Sementara itu, kurma Khalas berwarna coklat kemerahan dengan rasa manis standar dan harga ekonomis, sering digunakan untuk takjil masjid.
Agar mendapatkan kurma dengan kualitas terbaik, perhatikan kondisi fisiknya sejak awal. Pilih kurma yang kulitnya masih utuh, tidak pecah, dan tidak terlalu banyak mengelupas. Tekstur yang baik biasanya terasa kenyal dan tidak lembek berair. Selain itu, cium aromanya sebelum membeli. Kurma segar memiliki aroma manis alami, bukan bau asam atau apek yang menandakan proses fermentasi atau penyimpanan yang kurang baik.
Hal lain yang tak kalah penting adalah tampilan permukaannya. Kurma berkualitas umumnya tidak terlalu mengkilap dan tidak lengket berlebihan. Jika terlihat sangat licin atau mengilap, waspadai kemungkinan adanya lapisan gula tambahan (glazed dates) yang dapat mengurangi keaslian rasa dan nilai gizinya.
Pastikan juga tidak ada lubang kecil pada daging kurma karena bisa menjadi tanda adanya serangga. Dengan memperhatikan detail-detail ini, Anda bisa mendapatkan kurma yang lebih sehat, aman, dan nikmat dikonsumsi setiap hari.
Menjelang bulan penuh berkah atau kebutuhan harian, saatnya memenuhi stok kurma dengan mudah dan nyaman. Transmart menyediakan beragam pilihan kurma berkualitas, mulai dari Kurma Ajwa Premium, Medjool jumbo, hingga Deglet Noor dan Khalas ekonomis. Semua dalam satu tempat belanja modern yang higienis.
Lewat M-Syariah, transaksi jadi lebih cepat tanpa perlu membawa uang tunai. Setiap transaksi di merchant yang tergabung di CT Corp juga berkesempatan mendapatkan MPC Points yang bisa digunakan kembali di berbagai merchant pilihan CT Corp, termasuk kategori food & beverage.
Unduh aplikasi M-Syariah, cek saldo dan MPC Points Anda, lalu nikmati pengalaman kuliner Thailand halal di Jakarta dengan lebih tenang dan praktis.
Yuk, kunjungi Transmart terdekat atau belanja online melalui layanan e-commerce mereka. Dapatkan kurma favorit keluarga dengan mudah, lengkap, dan siap untuk segala momen spesial!
Bagikan Berita