03 Juli 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Pernikahan dalam Islam bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan ibadah panjang yang sarat doa, tanggung jawab, dan harapan akan keberkahan. Sejak akad diucapkan, suami dan istri dianjurkan untuk saling mendoakan agar rumah tangga yang dibangun senantiasa berada dalam lindungan dan ridha Allah SWT.
Doa pengantin baru menjadi bentuk ikhtiar batin agar pernikahan dipenuhi ketenangan, cinta, dan kasih sayang. Bukan hanya simbol kebaikan, membaca doa ini juga sunnah yang memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam.
Berikut ini doa-doa yang dapat dibaca oleh keluarga, kerabat, maupun oleh pasangan pengantin itu sendiri, baik setelah akad nikah maupun dalam perjalanan membina rumah tangga.
Bagi pengantin baru, terdapat beberapa doa yang daanjurkan, diantaranya:
Salah satu doa paling utama yang diajarkan Rasulullah SAW untuk pengantin baru diriwayatkan dari Abu Hurairah RA. Doa ini kerap diucapkan saat memberi ucapan selamat kepada pasangan yang baru menikah.
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Baarakallahulaka wa baaraka ‘alaika wa jama’a bainakumaa fii khair.
Artinya:
“Semoga Allah memberkahimu di waktu bahagia dan di waktu susah, serta semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.” (HR. Abu Daud no. 2130, At Tirmidzi no. 1091, dan Ibnu Majah no. 1905)
Setelah akad nikah, pengantin pria dianjurkan memanjatkan doa khusus untuk istrinya sebagai bentuk permohonan kebaikan dan perlindungan kepada Allah SWT.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Allahumma inni as’aluka khairaha wa khaira ma jabaltaha ‘alaihi, wa a’udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha ‘alaihi.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya (istri) dan kebaikan tabiat yang Engkau ciptakan untuknya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan tabiat yang Engkau ciptakan untuknya.") HR. Abu Daud no. 2160 dan Ibnu Majah no. 1918.)
Doa ini mengajarkan suami untuk menerima pasangan dengan lapang dada, sekaligus menggantungkan keharmonisan rumah tangga kepada Allah SWT.
Selain mendoakan pasangan, pengantin juga dianjurkan memohon keberkahan bagi diri dan keluarganya secara menyeluruh. Doa ini mencakup keberkahan dalam hati, penglihatan, pendengaran, pasangan, hingga keturunan.
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
walladzîna yaqûlûna rabbanâ hab lanâ min azwâjinâ wa dzurriyyâtinâ qurrata a‘yuniw waj‘alnâ lil-muttaqîna imâmâ
Artinya: "Dan, orang-orang yang berkata, “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74)
Maknanya menegaskan bahwa pernikahan bukan hanya soal hubungan suami istri, tetapi juga tentang kualitas iman, akhlak, dan generasi yang akan dilahirkan.
Dalam kehidupan pernikahan, godaan dan ujian bisa datang kapan saja. Karena itu, memohon perlindungan kepada Allah SWT agar rumah tangga dijauhkan dari perbuatan yang merusak ikatan pernikahan menjadi hal yang sangat penting.
فَسَقٰى لَهُمَا ثُمَّ تَوَلّٰىٓ اِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ اِنِّيْ لِمَآ اَنْزَلْتَ اِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٌ
fa saqâ lahumâ tsumma tawallâ iladh-dhilli fa qâla rabbi innî limâ anzalta ilayya min khairin faqîr
Artinya: “Maka, dia (Musa) memberi minum (ternak) kedua perempuan itu. Dia kemudian berpindah ke tempat yang teduh, lalu berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan (rezeki) yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. Al-Qashash: 24)
Dengan doa ini, kamu bisa meminta agar hubungan selalu dipenuhi kebaikan dan kesetiaan.
Memiliki keturunan yang baik adalah harapan hampir setiap pasangan. Doa ini menjadi salah satu doa yang kerap dibaca oleh pengantin baru agar dianugerahi keturunan yang membawa kebaikan dan keberlanjutan amal.
رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
rabbi hab lî minash-shâliḫîn
Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang saleh.”
Doa ini mengajarkan kesabaran, tawakal, serta keyakinan bahwa Allah adalah sebaik-baik pemberi karunia.
Kerukunan dalam rumah tangga tidak datang dengan sendirinya. Doa yang meneladani keluarga para nabi dan Rasulullah SAW menjadi pengingat bahwa keharmonisan harus diupayakan dengan iman, kesabaran, dan saling pengertian.
وَقُلْ رَّبِّ اَعُوۡذُ بِكَ مِنۡ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِيۡنِۙ ٩٧ وَاَعُوۡذُ بِكَ رَبِّ اَنۡ يَّحۡضُرُوۡنِ ٩٨
Rabbi a’udzu bika min hamazatisy syayathin, wa a’udzu bika rabbi an yahdhurun.”
Artinya: “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan setan dan aku berlindung kepada-Mu agar mereka tidak mendekatiku.” (QS. Al-Mu’minun: 97–98)
Doa ini sering dibacakan agar pasangan pengantin dapat meneladani rumah tangga para nabi yang penuh cinta, keimanan, dan pengorbanan.
Selain memperbanyak doa, keberkahan rumah tangga juga dapat dijaga melalui ikhtiar nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti:
Membiasakan saling mendoakan, baik setelah salat maupun di waktu-waktu mustajab.
Menjaga komunikasi yang jujur dan lembut agar masalah tidak berlarut-larut.
Menghidupkan ibadah bersama, seperti salat berjamaah dan membaca Alquran.
Bersedekah sejak awal pernikahan sebagai bentuk syukur dan pembuka pintu rezeki.
Menjaga niat pernikahan karena Allah, bukan semata-mata urusan dunia.
Selain memperbanyak doa, keberkahan rumah tangga juga dapat dijaga melalui amal nyata. Salah satunya dengan membiasakan diri berbagi dan membantu sesama sejak awal pernikahan.
Infak, sedekah, zakat, dan wakaf bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga menumbuhkan keberkahan dalam keluarga.
Kini, beramal menjadi lebih mudah melalui Bank Mega Syariah dengan memanfaatkan fitur Donasi dan Amal yang tersedia di aplikasi mobile banking M-Syariah. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat menunaikan infak, sedekah, zakat, hingga wakaf secara online, kapan saja dan di mana saja.
Bank Mega Syariah bekerja sama dengan lembaga penyalur yang terjamin kredibilitas dan amanah, seperti LAZ CT ARSA, BAZNAS, Yayasan Lazis NU, dan Lazis Muhammadiyah. Dengan beramal secara rutin, pasangan pengantin dapat menanamkan nilai kebaikan sejak awal pernikahan.
Segera download aplikasi M-Syariah dan jadikan berbagi sebagai bagian dari ikhtiar membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Bagikan Berita