01 Agustus 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Seiring waktu, emas bisa terlihat kusam akibat paparan keringat, debu, minyak alami kulit, kosmetik, hingga sisa sabun yang menempel di permukaannya. Kondisi ini sering membuat pemilik perhiasan merasa emasnya sudah tidak secantik saat pertama kali dibeli.
Sayangnya, masih banyak orang yang membersihkan emas dengan cara yang kurang tepat. Penggunaan bahan abrasif atau cairan kimia tertentu justru dapat merusak permukaan emas dan mengurangi keindahannya, lho!
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membersihkan emas yang aman agar ketahanan dan kualitasnya tetap terjaga. Mari ketahui bagaimana cara membersihkan emas yang benar pada artikel di bawah ini!
Meskipun emas dikenal sebagai logam yang tidak mudah berkarat, perhiasan emas tetap membutuhkan perawatan rutin. Hal ini karena emas yang digunakan untuk perhiasan biasanya dicampur dengan logam lain agar lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.
Selain itu, aktivitas sehari-hari membuat emas terus bersentuhan dengan berbagai zat seperti:
Keringat
Debu dan polusi
Losion atau pelembap kulit
Parfum
Produk skincare
Sisa sabun dan sampo
Jika dibiarkan menumpuk terlalu lama, berbagai zat tersebut dapat membuat permukaan emas tampak kusam dan kehilangan kilau alaminya.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu membeli cairan pembersih perhiasan yang mahal untuk merawat emas di rumah. Beberapa bahan sederhana berikut sudah cukup efektif untuk membersihkan emas dengan aman.
Berikut tujuh cara membersihkan emas yang dapat dilakukan dengan mudah:
Langkah pertama adalah menyiapkan air hangat dengan suhu suam-suam kuku. Hindari penggunaan air yang terlalu panas atau mendidih karena dapat memengaruhi struktur perhiasan, terutama jika emas memiliki batu permata atau ornamen tambahan.
Air hangat berfungsi membantu melunakkan kotoran, minyak, dan sisa kosmetik yang menempel pada permukaan emas sehingga lebih mudah dibersihkan pada tahap berikutnya.
Setelah menyiapkan air hangat, tambahkan sekitar tiga hingga lima tetes sabun cuci piring cair ke dalam mangkuk berisi air tersebut. Aduk perlahan hingga larutan tercampur rata.
Sabun cuci piring memiliki kandungan degreaser yang efektif mengangkat minyak dan lemak tanpa merusak logam emas. Karena sifatnya yang lembut, bahan ini sering direkomendasikan sebagai pembersih perhiasan rumahan yang aman.
Masukkan perhiasan emas ke dalam larutan yang telah dibuat, lalu diamkan selama 15 hingga 30 menit.
Proses perendaman membantu mengendurkan kotoran yang terselip pada bagian-bagian kecil seperti rantai, pengait gelang, sela-sela cincin, maupun bagian belakang liontin yang sulit dijangkau saat dibersihkan secara langsung.
Setelah direndam, gunakan sikat gigi bayi atau sikat khusus perhiasan yang memiliki bulu sangat halus untuk membersihkan permukaan emas.
Lakukan penyikatan dengan gerakan perlahan dan memutar. Fokuskan pada area yang sering menjadi tempat menumpuknya debu dan kotoran. Hindari menggosok terlalu keras karena dapat menimbulkan goresan halus yang mengurangi kilau perhiasan.
Setelah proses penyikatan selesai, bilas emas di bawah air bersih yang mengalir hingga tidak ada sisa sabun yang tertinggal.
Saat membilas, pastikan lubang wastafel dalam keadaan tertutup atau gunakan wadah khusus agar perhiasan tidak terjatuh ke saluran pembuangan. Langkah sederhana ini sering terlupakan, padahal sangat penting untuk menghindari risiko kehilangan perhiasan.
Gunakan kain mikrofiber atau kain khusus perhiasan untuk mengeringkan emas secara perlahan. Tepuk-tepuk permukaan perhiasan hingga air terserap sempurna.
Kain mikrofiber dipilih karena memiliki tekstur lembut yang tidak meninggalkan serat dan tidak menyebabkan goresan pada permukaan emas. Selain membantu mengeringkan, kain ini juga dapat mengembalikan kilau alami perhiasan.
Setelah benar-benar kering, simpan emas di dalam kotak perhiasan yang bersih dan memiliki lapisan lembut seperti beludru atau kain halus.
Sebaiknya setiap perhiasan disimpan secara terpisah agar tidak saling bergesekan yang dapat menyebabkan goresan. Penyimpanan yang tepat akan membantu menjaga kilau dan kualitas emas dalam jangka panjang.
Selain mengetahui cara membersihkan emas yang benar, penting juga untuk memahami beberapa metode yang sebaiknya dihindari karena berpotensi merusak perhiasan. Ini dia beberapa kesalahan tersebut:
Pasta gigi sering dianggap sebagai bahan pembersih emas yang ampuh. Padahal, kandungan abrasif di dalamnya dapat menimbulkan goresan-goresan halus pada permukaan emas sehingga kilau alaminya berkurang.
Pemutih pakaian atau cairan yang mengandung klorin dapat bereaksi dengan logam campuran pada emas. Akibatnya, struktur perhiasan bisa menjadi lebih rapuh dan warnanya berubah seiring waktu.
Air mendidih tidak direkomendasikan untuk membersihkan emas, terutama yang memiliki batu permata. Suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan batu retak atau merusak perekat yang menahan batu tersebut.
Meski sering digunakan sebagai bahan pembersih rumah tangga, baking soda yang digunakan dalam kondisi kering bersifat abrasif. Jika digosokkan langsung pada emas, bahan ini dapat mengikis lapisan luar dan membuat permukaannya tampak kusam.
Selain membersihkan secara rutin, beberapa kebiasaan berikut dapat membantu menjaga kualitas emas dalam jangka panjang:
Lepaskan perhiasan saat mandi atau berenang: Sabun, sampo, dan kandungan klorin pada kolam renang dapat memengaruhi tampilan perhiasan jika terpapar terus-menerus.
Hindari kontak langsung dengan parfum: Sebaiknya gunakan parfum, losion, atau skincare terlebih dahulu sebelum mengenakan perhiasan emas.
Simpan secara terpisah: Setiap perhiasan sebaiknya disimpan dalam kantong atau kompartemen terpisah untuk menghindari gesekan yang dapat menyebabkan goresan.
Bersihkan secara berkala: Perhiasan yang sering digunakan idealnya dibersihkan setiap satu hingga dua bulan sekali agar kotoran tidak menumpuk terlalu banyak.
Merawat emas dengan cara yang tepat merupakan langkah penting untuk menjaga kilau, kualitas, dan nilai jualnya dalam jangka panjang. Dengan menggunakan bahan yang aman dan menghindari metode pembersihan yang berisiko merusak, perhiasan emas dapat tetap terlihat indah meskipun digunakan setiap hari.
Selain menjaga emas yang sudah dimiliki, Anda juga dapat mulai merencanakan kepemilikan emas sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang. Melalui Flexi Gold dari Bank Mega Syariah, Anda bisa memiliki emas dengan cara yang lebih mudah, fleksibel, dan sesuai kebutuhan.
Fasilitas ini memungkinkan Nasabah untuk memiliki emas fisik berkualitas dengan skema cicilan yang terencana dan pastinya tidak memberatkan arus kas (cash flow) keuangan bulanan Anda.
Setelah masa pembiayaan lunas, emas batangan murni 24 karat Anda akan dikirim langsung ke alamat Nasabah tanpa biaya tambahan, sehingga jauh lebih nyaman, aman, dan efisien. Tersedia agunan emas logam mulia dengan pilihan gramasi 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram yang bisa disesuaikan dengan target finansial Anda.
Semoga informasi ini bermanfaat!
Bagikan Berita