19 Juni 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Salat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Dikerjakan pada sepertiga malam terakhir saat sebagian besar manusia masih terlelap, tahajud menjadi momen terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui salat, doa, dan dzikir.
Namun, tidak sedikit umat Islam yang hanya fokus pada pelaksanaan salat tahajud tanpa mengetahui amalan yang dianjurkan setelahnya. Padahal, setelah menyelesaikan salat tahajud, terdapat rangkaian dzikir yang dapat mempersempurna ibadah sekaligus menjadi sarana memohon ampunan, keberkahan, dan ketenangan hati.
Dzikir setelah salat tahajud juga menjadi bentuk penghambaan seorang hamba kepada Allah SWT.
Dengan memperbanyak istighfar, tasbih, tahmid, dan doa di waktu yang penuh keberkahan ini, seorang muslim berkesempatan meraih berbagai keutamaan yang telah dijelaskan dalam Alquran dan hadis. Yuk, simak urutan bacaan dzikir setelah salat tahajud berikut ini!
Tahajud bukan hanya tentang berdiri, rukuk, dan sujud di tengah malam. Setelah salat selesai, umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir dan doa sebagai bentuk penyempurna ibadah.
Waktu sepertiga malam terakhir dikenal sebagai salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Allah SWT membuka pintu rahmat-Nya dan mengabulkan doa hamba yang memohon kepada-Nya pada waktu tersebut.
Oleh karena itu, memperbanyak dzikir setelah tahajud menjadi kesempatan berharga untuk memohon ampunan, memperbaiki diri, dan mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Jika ingin ibadah Anda semakin lengkap, berikut ini urutan bacaan dzikir setelah salat Tahajud:
Setelah salam, amalan pertama yang dianjurkan adalah memperbanyak istighfar sebagai bentuk permohonan ampun atas segala dosa dan kekurangan.
Sesaat setelah salam, awali dengan memohon ampunan kepada Allah.
: أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullahal 'azhiimal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi.
Artinya:
"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya."
Istighfar dapat dibaca minimal tiga kali, namun banyak ulama menganjurkan untuk memperbanyaknya hingga seratus kali sesuai kemampuan.
Setelah istighfar, lanjutkan dengan membaca dzikir yang berisi pujian kepada Allah SWT. Berikut ini bacaannya:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam.
Artinya:
"Ya Allah, Engkaulah As-Salam (Yang Maha Sejahtera), dan dari-Mu kesejahteraan. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Pemilik keagungan dan kemuliaan."
Dzikir ini mengingatkan bahwa seluruh ketenangan dan keselamatan hidup hanya berasal dari Allah SWT.
Selanjutnya, bacalah kalimat tauhid sebagai bentuk penguatan iman dan pengakuan atas keesaan Allah SWT.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir.
Artnyai:
"Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Dzikir ini dapat dibaca tiga kali atau sepuluh kali sesuai kebiasaan masing-masing.
Dzikir berikutnya adalah membaca tasbih, tahmid, dan takbir yang dikenal sebagai Dzikir Fatimah.
Baca masing-masing sebanyak 33 kali:
Subhanallah (Maha Suci Allah)
Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah)
Allahu Akbar (Allah Maha Besar)
Dzikir sederhana ini memiliki keutamaan yang sangat besar dan dianjurkan untuk diamalkan secara rutin.
Sebagai penutup dzikir, bacalah Sayyidul Istighfar yang dikenal sebagai penghulu istighfar. Dibaca 1 kali dengan penuh penghayatan, ini adalah rajanya doa permohonan ampun.
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fa-innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya:
"Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menepati perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau."
Setelah membaca Sayyidul Istighfar, Anda dapat melanjutkan dengan doa pribadi sesuai kebutuhan dan harapan masing-masing.
Tak sekadar berharap keinginan dikabulkan, membaca dzikir setelah salat Tahajud bisa memberikan keutamaan berikut:
Dalam hadis riwayat Bukhari dijelaskan bahwa siapa yang membaca Sayyidul Istighfar dengan penuh keyakinan pada malam hari lalu meninggal sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.
Keutamaan ini menunjukkan betapa besar nilai istighfar yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.
Dzikir membantu membersihkan hati dari sifat-sifat buruk seperti iri, dengki, sombong, dan dendam. Kesunyian malam membuat seseorang lebih mudah menghayati setiap kalimat dzikir yang diucapkan.
Akibatnya, hati menjadi lebih tenang dan siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Tidak ada manusia yang mampu menjaga kekhusyukan secara sempurna selama salat. Karena itu, para ulama menjelaskan bahwa dzikir dan istighfar setelah salat dapat menjadi pelengkap atas berbagai kekurangan dalam ibadah yang telah dilakukan.
Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang penuh keberkahan. Dzikir yang dibaca pada waktu tersebut menjadi salah satu amalan yang sangat dicintai Allah SWT.
Semakin banyak seorang hamba mengingat Allah, semakin besar pula peluang mendapatkan rahmat dan pertolongan-Nya.
Agar dzikir setelah tahajud semakin bermakna dan mudah diamalkan secara konsisten, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
Tidak perlu tergesa-gesa saat berdzikir. Bacalah dengan suara lembut dan penuh penghayatan agar maknanya lebih meresap ke dalam hati.
Memahami arti dzikir akan membantu meningkatkan kekhusyukan dan membuat hati lebih mudah tersentuh.
Konsistensi lebih utama daripada banyak tetapi jarang dilakukan. Mulailah dengan dzikir yang sederhana dan lakukan setiap selesai tahajud.
Setelah selesai berdzikir, manfaatkan waktu tersebut untuk menyampaikan segala harapan, kebutuhan, dan keluh kesah kepada Allah SWT.
Usahakan tidur lebih awal dan hindari begadang tanpa keperluan agar tubuh lebih mudah bangun di sepertiga malam terakhir.
Itulah bacaan dan urutan dzikir setelah salat tahajud merupakan amalan yang sangat dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah malam.
Melalui istighfar, tasbih, tahmid, takbir, dan Sayyidul Istighfar, seorang muslim dapat memperbanyak mengingat Allah SWT sekaligus memohon ampunan serta keberkahan hidup.
Yuk, lengkapi ibadah Anda dengan berbagi kebaikan melalui fitur Donasi dan Amal di M-Syariah. Melalui fitur ini, Anda dapat menunaikan Donasi, Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) dengan mudah, aman, dan praktis kapan saja.
Bank Mega Syariah juga bekerja sama dengan berbagai lembaga terpercaya sehingga penyaluran dana dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya!
Bagikan Berita