31 Agustus 2026 | Tim Bank Mega Syariah

Cara mengisi token listrik sebenarnya cukup mudah dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Bagi pengguna listrik prabayar PLN, token listrik berfungsi sebagai sejumlah energi listrik yang dibeli terlebih dahulu sebelum digunakan.
Setelah pembelian berhasil, pelanggan akan memperoleh 20 digit kode token yang perlu dimasukkan ke meteran listrik.
Proses pengisian biasanya hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Namun, Anda tetap perlu teliti ketika memasukkan kode agar tidak terjadi kesalahan.
Lantas, bagaimana cara membeli dan mengisi token listrik dengan benar? Simak panduan lengkapnya berikut ini!
Token listrik adalah kode angka yang digunakan untuk mengisi saldo energi pada layanan listrik prabayar PLN. Berbeda dengan listrik pascabayar yang tagihannya dibayarkan setelah pemakaian, sistem prabayar mengharuskan pelanggan membeli energi listrik terlebih dahulu.
Setelah melakukan pembelian, pelanggan akan memperoleh kode stroom sebanyak 20 digit. Kode tersebut kemudian dimasukkan melalui keypad pada meter prabayar.
Jika kode diterima, saldo energi dalam satuan kWh akan bertambah sesuai nominal pembelian dan tarif listrik yang berlaku.
Sebelum mengetahui cara mengisi token listrik, Anda perlu membeli kode token terlebih dahulu. Saat ini, pembelian dapat dilakukan melalui berbagai kanal, baik secara online maupun offline.
PLN Mobile dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan kelistrikan, termasuk pembelian token listrik. Anda cukup membuka aplikasi, memilih layanan listrik prabayar, memasukkan nomor meter atau ID pelanggan, menentukan nominal token, kemudian menyelesaikan pembayaran.
Setelah transaksi berhasil, kode token akan ditampilkan pada aplikasi atau bukti transaksi. Simpan kode tersebut sebelum menuju meteran listrik untuk melakukan pengisian.
Token listrik juga dapat dibeli melalui layanan perbankan digital dan berbagai platform perdagangan elektronik. Pilih menu pembayaran atau pembelian listrik, kemudian pilih PLN Prabayar atau Token Listrik.
Masukkan nomor meter dengan teliti dan pilih nominal yang dibutuhkan. Setelah pembayaran berhasil, Anda akan mendapatkan kode token 20 digit. Pastikan nomor meter yang digunakan sudah sesuai agar transaksi tidak keliru.
Jika tidak ingin melakukan transaksi secara online, token listrik juga dapat dibeli melalui minimarket yang menyediakan layanan tersebut. Sampaikan nomor meter kepada kasir, pilih nominal token, lalu lakukan pembayaran.
Setelah transaksi selesai, kasir akan memberikan struk yang berisi kode token. Sebaiknya periksa kembali nomor meter dan 20 digit kode yang tercetak pada struk sebelum meninggalkan minimarket.
Setelah memperoleh kode token, Anda dapat langsung memasukkannya ke meteran listrik prabayar. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:
Pastikan Anda sudah memegang kode token yang diperoleh setelah pembelian. Periksa setiap angka agar tidak ada yang tertukar atau terlewat.
Jika membeli token melalui aplikasi, Anda bisa menyalin atau mencatat kode tersebut. Sementara itu, jika membeli di minimarket, simpan struk sampai token berhasil dimasukkan ke meteran.
Datangi meteran listrik prabayar di rumah. Masukkan 20 digit kode token menggunakan tombol angka pada keypad meteran secara berurutan.
Jika salah memasukkan angka, gunakan tombol penghapus atau backspace yang tersedia pada meteran untuk mengoreksi angka tersebut. Tidak perlu terburu-buru karena ketelitian lebih penting daripada kecepatan.
Setelah seluruh 20 digit dimasukkan, periksa kembali angka yang tampil pada layar. Jika sudah sesuai dengan kode token, tekan tombol Enter.
Meteran kemudian akan memproses kode tersebut. Jika kode valid, saldo listrik akan bertambah dan dapat langsung digunakan.
Setelah kode dimasukkan, meteran akan memberikan informasi tertentu. Memahami keterangannya dapat membantu Anda mengetahui apakah proses pengisian berhasil.
Jika Muncul “Benar” atau “Accept”: Keterangan ini menunjukkan bahwa kode token berhasil diterima. Saldo energi listrik dalam kWh akan bertambah sesuai hasil pembelian.
Jika Muncul “Salah” atau “Reject”: Keterangan tersebut dapat menunjukkan bahwa kode yang dimasukkan tidak diterima. Periksa kembali 20 digit kode dan masukkan ulang dengan teliti.
Jika Muncul “Used”: Kode bertanda used menunjukkan bahwa token tersebut sudah pernah digunakan. Token listrik pada dasarnya hanya dapat digunakan satu kali.
Jika Muncul “Periksa”: Keterangan tertentu seperti “periksa” dapat menunjukkan adanya masalah pada meteran atau instalasi listrik. Jika masalah tidak dapat diselesaikan, pelanggan sebaiknya menghubungi kanal resmi PLN untuk mendapatkan bantuan.
Ada beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan agar proses pengisian berjalan lancar, yaitu:
Selalu periksa nomor meter sebelum membeli token. Kesalahan memasukkan nomor meter dapat menyebabkan transaksi tidak sesuai dengan meteran yang hendak diisi.
Simpan bukti pembelian sampai kode berhasil digunakan. Jika terjadi kendala, bukti transaksi dapat membantu ketika Anda membutuhkan pengecekan lebih lanjut.
Jangan membuang struk atau menghapus bukti transaksi digital sebelum memastikan saldo listrik sudah bertambah.
Selain itu, sebaiknya jangan menunggu saldo listrik hampir habis untuk membeli token. Perhatikan angka kWh pada meteran secara berkala sehingga Anda dapat melakukan pengisian sebelum listrik benar-benar habis.
Setelah mengetahui cara mengisi token listrik, kini Anda dapat melakukan berbagai transaksi kebutuhan sehari-hari secara lebih praktis melalui M-Syariah. Pembayaran kebutuhan PLN dapat dilakukan melalui layanan digital sehingga Anda tidak perlu selalu datang ke lokasi pembayaran secara langsung.
Mengatur transaksi rutin secara digital juga dapat membantu Anda lebih mudah memantau pengeluaran bulanan. Dengan begitu, kebutuhan listrik tetap terpenuhi sekaligus membuat pengelolaan keuangan menjadi lebih praktis.
Yuk, download M-Syariah dan gunakan untuk memenuhi kebutuhan pembayaran PLN dan berbagai transaksi harian dengan lebih mudah.
Bagikan Berita